Seniman Patung Mini dari Ujung Pensil

Jika melihat pahatan atau ukiran miniatur karya seniman asal Rusia ini pastinya akan terkagum-kagum. Bagaimana tidak, Salavat Fidai mampu menciptakan patung mini tepat di ujung pensil dengan beragam karakter.

Namanya pun menjadi seniman pertama yang menggeluti seni mengukir di ujung pensil. Putra dari guru seni ini dahulunya berprofesi sebagai pengacara di kampung halamannya di Ufa, Rusia, dan mencari pekerjaan untuk mengisi waktu luangnya pada 2014 lalu. Meskipun terlahir dari keluarga pengajar seni, Fidai menghabiskan 25 tahun sebagai seorang pengacara sebelum akhirnya memutuskan untuk menekuni hobinya di dunia seni.

“Sebenarnya saya memulainya dengan kanvas dan mulai melukis dari 2014 lalu. Banyak material yang saya coba gunakan, dan tak hanya kanvas, tapi akhirnya saya memilih untuk memakai pensil,” ujar Fidai.

Dia memang tidak ingin bekerja kantoran, tapi sengaja memilih waktunya dengan full-time sebagai seniman. Kini, karyanya dikenal tak hanya di negara Rusia saja tapi menyebar hingga ke Amerika Serikat, Australia dan Eropa.

Sebelum diminta HBO untuk membuat serangkaian miniatur karakter Game of Thrones, Fidai bukanlah penggemar serial televisi tersebut. Namun sekarang, tokoh-tokoh Game of Thrones begitu melekat dengan dirinya. “Saya tak sabar untuk menyaksikan musim ketujuh,” ujarnya.

Salavat dikenal sebagai ahli pahat miniatur ternama dunia. Dia mampu menciptakan karya rumit dan rinci di ujung pensil dengan diameter antara 2 mm sampai 5 mm. Tak sembarang alat yang digunakan Salavat, namun lewat pisau X-Acto, mikroskop dan kaca pembesar berlampu, Salavat berhasil menyelesaikannya.

Yuk kita lihat berbagai karya seni pahat dari ujung pensilnya :

.

1.. Iron Throne

Bagi Salavat Fidai, Ukiran Iron Throne Jadi yang Tersulit.

“Saya mengerjakannya selama dua minggu dan harus memastikan setiap detil yang rumit terpahat dengan akurat,” katanya.

.

2.. Rusa

Keren ya. Sangat mendetail banget lekukan tanduk rusanya.

.

3.. Naga

Dia mengaku kerap melakukan meditasi sebelum berkarya.

“Sebelum bekerja, saya bermeditasi dan saya selalu melakukannya (meditasi),” tuturnya.

“Ketika saya sedang membuat karya, setiap getaran di tembok sangat terasa. Bahkan saya bisa mendegar degup jantung,” ujar Salavat.

.

.>> Next Photo : Kuda <<

.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh