Megahnya Masjid 99 Kubah di Makassar, Sulawesi Selatan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sedang gencar melaksanakan pembangunan masjid Center Point of Indonesia (CPI) atau Mesjid Asmaul Husna 99 Kubah, dibangun di lokasi reklamasi Pantai Losari atau yang disebut kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Asmaul Husna artinya nama-nama Allah yang indah, baik, agung dan mulia sesuai dengan sifat-sifat Nya. dalam artian perkata “Asma” berarti nama dan “husna” berarti yang baik atau yang indah, jadi asma’ul husna adalah nama nama milik Allah yang baik dan indah.

Nama Allah yang mulia dan agung tersebut merupakan kebesaran dan kekuasaan Allah, sebagai pencipta serta pemelihara alam semesta beserta segala isinya ini. Bagi seorang muslim salah satu cara mengenal Allah adalah dengan mempelajari sifat-sifat Allah serta mengenal 99 asma Allah (99 nama Allah).

Pemancangan secara resmi dilakukan dengan penekanan tombol oleh Gubernur Sulawesi Selatan waktu itu, Syahrul Yasin Limpo, dengan memilih pemancangan tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Kawasan CPI, tanggal 1 Juni 2017.

Pembangunan masjid itu merupakan ide Syahrul, yang kemudian dirancang oleh Mantan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, yang sekarang terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat. Masjid itu diharapkan menjadi pusat kegiatan umat Islam di Makassar, Sulsel, dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Syahrul pun mengungkapkan rasa syukur karena tidak lama lagi masjid tersebut bisa terwujud. ”

Hadirnya masjid ini diharap menjadi ikon Sulsel. Juga jadi simbol Sulsel daerah yang lebih maju, mandiri dan modern dalam bingkai kebersamaan negara kebangsaan Indonesia,” katanya.

Dia menegaskan, masjid ini murni dibangun untuk membuat Sulsel lebih baik lagi ke depan, tanpa ada maksud dan kepentingan lain, semata-mata karena kebutuhan umat.

Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang, masjid ini berkonsep water front atau bangunan di atas air. Ukurannya 72 meter x 45 meter dan disiapkan untuk bisa menampung hingga 13 ribu jemaah.

Kapasitas jemaah untuk ruang salat 3.880, jemaah wanita 1.005, jemaah pelataran suci 8.190, sehingga kapasitas total mencapai 13.075 orang.

Diharapkan masjid 99 kubah ini dilabeli sesuai nama Asmaul Husna, pada eksterior maupun interior. Nantinya akan menjadi salah satu dari 30 masjid terunik di dunia, 10 terunik di Indonesia. Masjid unik pertama di KTI dengan konsep wisata religi pertama di Indonesia Timur.

.

.

>>> Baca Selanjutnya : Proyek Masjid 99 Kubah membutuhkan dana Rp.160 miliar <<<

.

.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh