Kenapa Punggung Anda Berjerawat – dan Cara Menyingkirkannya

Kita sudah cukup menderita mendapat jerawat di wajah – tapi bagaimana dengan jerawat pada punggung? Setidaknya kita bisa menutupi jerawat wajah dengan makeup, tapi Anda tidak akan bisa lagi memakai tank top dan gaun tanpa tali jika punggung penuh dengan jerawat. Untungnya, dengan beberapa perubahan simpel pada rutinitas harian Anda, jerawat pada punggung bisa dengan mudah disingkirkan.

Produk yang digunakan menyumbat pori-pori

Betul sekali: Kondisioner, tabir surya, krim tubuh, minyak pijat – mereka semua dapat menyumbat pori-pori kulit, sehingga menyebabkan jerawat muncul di punggung.

Untuk mengatasinya, saat mandi dan menggunakan kondisioner, bungkuklah ke depan dan pindahkan rambut ke depan supaya sisa shampo dan kondisioner tercuci semuanya dari punggung. Selain itu, dibandingkan dengan tabir surya biasa, pilihlah yang “ultra ringan” atau “cepat kering”. Kemudian, lebih baik menggunakan lotion pada musim kemarau daripada krim karena lotion mengandung lebih sedikit minyak dan lebih bergantung pada air untuk melembabkan kulit, sehingga lebih tidak menyumbat.

Anda ingin berkunjung ke spa? Boleh-boleh saja menggunakan minyak pijat – hanya saja akhiri dengan mandi uap atau sauna untuk membuka pori-pori kulit agar minyak bisa dicuci bersih.

Pakaian yang mengiritasi

 

Sayangnya, meskipun berolahraga itu bagus, hal ini juga bisa menyebabkan jerawat jika Anda tidak berhati-hati. Gesekan dari sports bra yang ketat bisa mengiritasi folikel rambut dan mengakibatkan benjolan-benjolan merah.

Setelah olahraga, Anda harus mandi untuk menghindari. Jangan pernah berkeliaran dengan sports bra atau kaus gym setelah berolahraga. Memang repot rasanya mengganti baju lagi, tapi beberapa menit untuk mengangin-anginkan tubuh Anda dapat mencegah masalah kulit besar nantinya.

Anda rentan berjerawat

Jika kulit berjerawat menurun pada keluarga Anda, tidak heran lagi kalau kulit Anda juga berjerawat. Akan tetapi, jangan khawatir, sebab ada cara-cara untuk mengatasi gen Anda. Cobalah gunakan sabun asam salisilat atau asam glikolik untuk mencegah dan mengatasi bekas jerawat. Sabun cenderung lebih tidak mengiritasi dibanding obat oles, dan karena dapat digunakan sangat mandi, Anda bisa lebih mudah dan lebih sering menggunakannya. Apabila masih tidak cukup, kami menyarankan obat topikal yang diresepkan atau antibiotik oral bagi masalah kulit Anda.

Mengonsumsi makanan yang tidak bagus untuk kulit

Ingatlah, apa yang bagus untuk jantung juga berarti bagus untuk kulit, jadi sebaiknya kurangilah makanan berlemak seperti burger jika Anda ingin punya kulit lebih bagus. Pola makan yang seimbang pasti akan dapat mengatasi masalah jerawat Anda. Menariknya, beberapa studi menunjukkan bahwa ada koneksi antara pola makan tinggi produk susu dengan jerawat. Apapun yang berlebihan tidaklah sehat, jadi banyak ahli dermatologi hanya menyarankan untuk mengurangi konsumsi produk susu – beberapa gelas susu atau sajian keju setiap hari – daripada tidak memakan produk susu sama sekali.

Tidak mencuci punggung Anda

Hal ini memang kedengarannya konyol, tapi lupa mencuci atau menyingkirkan sel kulit mati dari punggung lebih umum daripada yang Anda kira. Tidaklah mudah untuk meraih atau melihat punggung Anda, dan toh tidak berbau, jadi siapa yang mau susah-susah berputar untuk membersihkan punggung mereka? Akan tetapi, nyatanya punggung Anda juga butuh diperhatikan, lho.

Karena pungging adalah salah satu area yang paling rentan jerawat, Anda perlu memperlakukannya bak kulit wajah Anda. Hal ini akan membantu menjaga folikel tetap bersih dan tidak tersumbat, sehingga lebih berkurang jerawatnya. Gunakanlah cleanser lembut yang dapat menyingkirkan sel kulit mati agar dapat membersihkan, melembabkan, dan bahkan meredakan kulit yang meradang. Jika dilakukan setiap hari, jerawat pasti dapat teratasi.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh