Ekstensi Bulu Mata – Sehat Atau Tidak?

Untuk Anda yang selalu merasa tidak cukup dengan maskara, esktensi bulu mata pasti terlihat sebagai anugerah Tuhan bagi Anda. Meskipun begitu, memasang bulu mata palsu adalah proses yang rumit dan merepotkan; ekstensi dilem satu per satu ke bulu mata yang asli agar terlihat alami. Apalagi melepaskannya, prosesnya lebih menyusahkan lagi. Akan tetapi, banyak orang masih mengatakan bahwa hasilnya sepadan dengan usahanya. Tapi, apakah ekstensi bulu mata aman bagi kita?

Klaim: Ekstensi bulu mata mempertahankan kesehatan bulu mata alami Anda.

Fakta: Ekstensi bulu mata itu aman, tapi tidak selalu sehat.

Jika ekstensinya dipakaikan oleh ahli terlatih menggunakan peralatan steril dan lem bebas formalin, biasanya bulu matanya aman. Walaupun begitu, beberapa salon menggunakan lem berformalin yang dapat mengiritasi dan memicu reaksi alergi. Tambahkan dengan ahli yang tak berpengalaman, dan lemnya pun kemungkinan dapat masuk ke mata sehingga menyebabkan kerusakan kornea.

Lemnya juga bisa menutupi kelenjar meibomian, yang terbuka tepat di belakang bulu mata, sehingga bisa menyebabkan bintil-bintil (tonjolan dan pembengkakan kelopak mata) yang terkadang sulit diobati dan bisa bertahan hingga berbulan-bulan.

Memang benar, sebuah studi di Jepang yang dilakukan pada tahun 2012 menemukan bahwa dari 107 wanita pemakai bulu mata palsu yang mengeluhkan iritasi, 64 di antaranya menderita keratokonjungtivitis (peradangan mata karena terlalu kering) disebabkan oleh lem atau zat pelepas, dan 42 nya lagi menderita alergi blepharitis (peradangan kelopak mata). Jadi, risiko iritasi memang ada dan cukup tinggi pula.

Untuk menghindarinya, pilihlah merek bulu mata yang mengharuskan ahlinya untuk menjalani pelatihan serta cek kalau lem yang mereka gunakan tidak mengandung formalin.

Klaim: Anda bisa menggunakan ekstensi bulu mata selama 50 tahun ke depan tanpa komplikasi apapun.

Fakta: Semakin pendek waktu Anda dengan ekstensi bulu mata, semakin bagus.

Jika ekstensi bulu mata dibiarkan terlalu lama, mereka cenderung mengumpulkan bakteri. Terkadang orang tidak sering-sering membersihkannya karena takut tidak bertahan lama. Bulu mata ini dapat menjadi penuh dengan bakteri, sehingga bisa jadi terdapat infeksi jamur.

Sampai sekarang ini, belum ada studi ilmiah yang mempelajari jangka waktu spesifik yang aman untuk memakai bulu mata ekstensi. Meskipun begitu, Anda sebaiknya istirahat seminggu sebelum memasang ekstensi baru lagi untuk memberikan mata Anda ruang untuk bernafas dan dibersihkan secara menyeluruh saat bulu mata palsunya dilepas.

Klaim: Bulu mata rontok karena siklusnya, bukan karena ekstensi bulu mata palsu.

Fakta: Ya, ekstensi bulu mata memang bisa menyebabkan bulu mata asli Anda rontok.

Tarikan pada bulu mata (di mana bulu mata palsunya dilekatkan) dapat benar-benar menyebabkan bulu mata asli Anda rontok. Dan juga, ketika bulu mata palsu dilepas, tarikannya juga bisa mengakibatkan lebih banyak lagi bulu mata yang rontok, sehingga menyebabkan siklus menyebalkan di mana Anda harus tetap memakai ekstensi bulu mata supaya Anda punya bulu mata. Ambillah waktu untuk belajar cara melepaskannya dengan benar atau biarkan ahlinya membantu Anda. Jangan main-mainkan ekstensi bulu mata Anda!

Kesimpulan

Pada dasarnya, ekstensi bulu mata itu relatif aman – selama dipakaikan oleh ahlinya dan dilem dengan lem bebas formalin. Pastikan mereka dipasang dengan peralatan yang steril.

Rawat bulu mata dengan membersihkan makeup menggunakan handuk kecil bersih dengan sangat lembut agar bulu mata tidak tertarik. Pastikan bulu mata palsu tidak dipakai terlalu lama dan ingat untuk istirahat sebelum memakainya kembali!

Please disable your adblock for read our content.
Refresh