Cara Memasak Sayuran untuk Memaksimalkan Nutrisinya

Memakan makanan mentah memang ada manfaatnya, tapi beberapa makanan terasa lebih lezat setelah dimasak. Tergantung pada cara Anda menyiapkan makanan Anda, khususnya yang dari tanaman, Anda bisa jadi tiak sengaja menghilangkan nutrisi yang terkandung dalam bentuk alaminya. Dengan kata lain, panas yang tinggi dapat mengubah struktur molekul sayuran dan menghilangkan nutrisinya. Anda tidak menginginkan hal ini terjadi, khususnya karena nutrisi-nutrisi ini mengurangi radikal bebas, mempertahankan fungsi kognitif, dan mencegah penggumpalan darah. Jangan biarkan tubuh melewati nutrisi yang hilang saat sayuran terpapar panas.

Batasi penggunaan air

Menambahkan air tambahan pada sayuran dapat menyebabkan penyerapan vitamin. Vitamin B, termasuk B1 dan B2, larut dalam air. Nutrisi penting ini membantu perbaikan kulit, perawatan tulang, dan fungsi darah. Akan tetapi, air dan panas menghilangkan vitamin B, dengan menarik mereka ke lingkungan eksternal. Oleh karena itu, batasi penggunaan air dan masukkan air yang tersisa ke dalam masakan.

Hindari durasi rebus yang lama

Merebus sayuran terlalu lama dapat menyebabkan lebih banyak hal daripada mengubah sayuran jadi bubur. Membiarkan sayuran terebus dalam air mendidih mengurangi protein, klorofil, dan vitamin C lebih banyak daripada metode mmemasak lainnya. Jadi pastikan untuk memasang timer agar Anda tidak memasak sayuran terlalu matang.

Kukus sayuranmu

Jika Anda suka brokoli, Anda pasti akan senang mendengar bahwa mengukus dapat mempertahankan glukosinolat, yaitu nutrisi bioaktif yang melawan kanker. Mengukus adalah pilihan paling aman sebab dapat meningkatkan rasa tanpa panas langsung. Metode ini juga mengurangi kerentanan vitamin C terhadap panas, sehingga kebanyakan masih ada setelah proses memasak.

Menggoreng itu boleh

Sedikit minyak tidak akan jadi masalah bagi sayuranmu, selama Anda tidak menggoreng rendam. Tergantung pada apa yang Anda masak, menggoreng dapat mencegah vitamin yang larut dalam lemak, seperti A, D, E, dan K dari meninggalkan sayurannya karena panas.

Kurangi memanaskan kembali makanan

Kebanyakan masakan lebih enak dimakan panas, jadi kenapa harus meninggalkan sisa? Saat Anda memanaskan makanan, hal ini akan menyebabkan kehilangan nutrisi lebih banyak karena panas telah diberikan sebelumnya saat makanan disiapkan. Ini tidak berarti Anda sama sekali tidak boleh memanaskan makanan, tapi lakukanlah hanya ketika benar-benar diperlukan. Atau alternatifnya, Anda bisa memilih membuat makanan yang dapat dinikmati dingin.

Panggang dengan bijaksana

Meninggalkan makanan di atas panggangan terlalu lama dapat menyebabkan air yang membawa nutrisi jadi hilang dari makanan. Sebagai hasilnya, vitamin B nya keluar dan tidak bisa dikonsumsi. Jika Anda suka rasa asap dari sayuran yang dipanggang, batasi waktu panggangannya. Atau Anda juga bisa makan lebih banyak sayuran sebagai kompensasi dari vitamin B yang hilang.

Potong sayuran setelah memasak

Anda bisa membatasi seberapa banyak nutrisi yang hilang dengan cara menunda memotong sayuranmu. Membuat sayuran lebih kecil sebelum dimasak dapat meningkatkan luas permukaan bagi panas dan air untuk mengambil nutrisi.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh