Cara-cara Mengatasi Kulit Terbakar

Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada kulit terbakar setelah beraktivitas di bawah sinar matahari terlalu lama. Tanda-tanda kulit terbakar yaitu kulit merah-merah, rasa sakit, dan yang paling parah, kulit melepuh, dehidrasi, serta demam. Meskipun tidak ada informasi tentang efek jangka panjang dari kulit terbakar hanya sekali, statistik menunjukan bahwa kulit terbakar lima kali atau lebih pada usia antara 15 hingga 20 tahun dapat meningkatkan risiko Anda terkena melanoma – yaitu kanker kulit paling berbahaya – hingga 80 persen.

Meskipun menggunakan tabir surya setiap hari dapat mengurangi risiko melanoma hingga setengahnya, hal ini tidak akan membantu Anda jika kerusakannya telah terjadi. Untungnya, apa yang Anda lakukan setelah kulit terbakar dapat memainkan peranan penting dalam menentukan seberapa cepat Anda sembuh. Kulit yang terbakar kira-kira bisa memakan tiga hari sampai seminggu agar dapat sembuh, tergantung seberapa parah dan banyaknya kulit yang terbakar.

Inilah apa yang Anda dapat lakukan segera setelah Anda menyadari kulit Anda terbakar.

1. Jauhi sinar matahari

Tanda-tanda kulit terbakar akan muncul setelah beberapa jam terpapar sinar matahari. Jika Anda terus berada di bawah sinar matahari, kerusakannya akan semakin bertambah atau malah memperluas area kulit yang terbakar. Akan tetapi, jika Anda tidak bisa menghindari sinar matahari, setidaknya oleskan kembali tabir surya dengan SPF minimal 30 pada area yang terbakar dan seluruh tubuh Anda. Kemudian, tutupi area yang terbuka dengan pakaian. Kain apapun yang tidak bisa tembus cahaya bisa digunakan untuk melindungi Anda. Anda juga bisa memakai topi yang bertepi lebar.

2. Bilas dengan air dingin

Karena kebanyakan kulit terbakar tidak hanya ditandai dengan kulit merah-merah, tapi juga kulit yang membengkak, mandi dengan air dingin akan dapat meredakan peradangan. Akan tetapi jangan pakai sabun mandi yang berwangi, cukup gunakan sabun yang berbasis oatmeal atau kedelai yang lebih lembut. Dan sebelum Anda menaikkan suhu airnya, ingatlah bahwa air panas dapat mengeringkan kulit – khususnya air berklorin dalam bak air panas.

3. Pakai es

Karena Anda tidak bisa mandi air dingin setiap saat selama tiga hingga lima hari ke depannya, tempelkan es yang dibalut handuk pada area yang terpengaruh untuk meredakannya sementara. Tinggalkan selama lima menit, kemudian lakukan lagi selama beberapa kali dalam sehari secukupnya.

4. Minum air

Hanya berada di bawah sinar matahari saja dapat memicu dehidrasi, tapi karena Anda dapat kehilangan air melalui kulit yang rusak, kulit terbakar malah semakin mengeringkan Anda. Meskipun tidak ada banyak informasi mengenai seberapa banyak air yang harus diminum agar terhidrasi kembali, kami menyarankan untuk minum saja air lebih sering daripada biasanya. Hanya saja jangan jadikan kulit terbakar jadi alasan untuk meminum minuman yang lebih kuat daripada air: Efek dehidrasi alkohol tidak akan membantu Anda sembuh lebih cepat.

5. Pakai pakaian Anda yang paling nyaman

Pakaian ketat dan bertali dapat melukai dan melecetkan kulit yang sudah terluka. Agar tidak sakit, pakailah pakaian longgar yang tidak menempel pada kulit. Kain sintetis seperti poliester dan nilon dapat menjaga kulit tetap sejuk.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh