Berolahraga Setiap Hari – Berbahaya atau Tidak?

Berolahraga itu sangat penting bagi kita, dan untuk alasan bagus! Olahraga mengaktifkan metabolisme Anda, membakar lemak lebih cepat, menghabiskan kalori berlebih, memberikan Anda tenaga, membangun otot, dan banyak lagi. Tanpa olahraga, tidak ada diet di dunia yang dapat menurunkan berat badan secara efektif, sehat, dan permanen.

Akan tetapi, haruskah Anda berolahraga setiap hari? Kebanyakan panduan pemerintah dan organisasi menyarankan olahraga 3-5 hari dalam seminggu, tapi kenapa tidak 7 hari?

Sebenarnya, berolahraga selama 7 hari dalam seminggu itu tidak baik untuk kesehatan Anda. Terdapat sejumlah kekurangan dalam berolahraga setiap hari.

Otot Anda tidak istirahat

Saat Anda mendorong otot-otot sampai batasannya, Anda megakibatkan munculnya kerusakan (robekan) mikroskopik sepanjang serat otot. Jangan khawatir, hal ini bagus dan diperlukan agar Anda bertambah kuat. Akan tetapi, jika Anda mendorong otot Anda setiap hari, Anda tidak bisa memberinya waktu untuk istirahat – dan istirahat itu penting agar otot dapat pulih. Semakin keras Anda mendorong tubuh Anda, semakin banyak waktu yang dibutuhkannya untuk istirahat. Anda sebaiknya memberikan otot waktu sedikitnya 48 jam untuk pulih di antara sesi olahraga berat. Jika Anda berlatih selama 7 hari seminggu, mustahil otot bisa beristirahat.

Risiko luka lebih tinggi

Setiap kali Anda berolahraga berat, selalu ada risiko luka. Risiko ini meningkat saat Anda berolahraga dan otot masih belum pulih dari sesi olahraga sebelumnya. Jika Anda memaksa tubuh setiap hari, kerusakan mikroskopis pada serat otot bisa bertambah hingga menimbulkan kerusakan otot yang serius. Anda juga bisa menghabiskan tulang rawan pada sendi, sehingga mengakibatkan masalah seperti osteoartritis. Jika Anda ingin menghindari luka, Anda harus beristirahat setidaknya sehari dalam seminggu.

Tingkat stres lebih tinggi

Olahraga menyebabkan otak melepaskan adrenalin dan dopamin, tapi juga memicu produksi kortisol. Kortisol adalah hormon stres yang aktif saat mengangkat benda berat atau olahraga intens. Biasanya, produksi kortisol akan menurun setelah Anda siap berolahraga dan tubuh mengambil waktu untuk memulihkan diri. Akan tetapi, jika Anda tidak pernah memberikan waktu kepada tubuh untuk pulih, produksi kortisol akan tetap lebih tinggi dari biasa, sehingga tingkat stress pun juga akan lebih tinggi dari normal.

Lebih mudah bosan

Apabila Anda melakukan hal yang sama terus-menerus setiap hari, kemungkinan besar Anda pasti akan merasa bosan. Sekali Anda tidak menyukai berolahraga, Anda malah akan merasa malas melakukannya. Kebosanan bisa jadi musuh utama mendapatkan tubuh yang fit, jadi beristirahat sangat penting agar Anda tidak bosan berolahraga.

Nah, itulah mengapa Anda sebaiknya tidak berolahraga setiap hari. Luangkan sehari atau dua hari dalam seminggu untuk beristirahat, lalu berolahraga semaksimal mungkin untuk 5-6 hari. Hasilnya pasti akan lebih baik!

Please disable your adblock for read our content.
Refresh