Bawang Bombai – Manfaat Kesehatan dan Nutrisinya

Bawang bombai atau “Allium cepa” termasuk dalam keluarga tumbuhan lili. Anggota lain dari famili ini termasuk bawang merah, bawang putih, daun bawang, dll. Terdapat lebih dari 500 spesies bawang bombai, seperti yang berwarna hijau, kuning, putih, dan banyak lagi. Setiap jenis varietas memiliki rasa dan aroma khasnya sendiri, mulai dari yang rasanya sangat kuat hingga agak manis. Tidak hanya bawang bombai telah digunakan selama berabad-abad khususnya di Timur untuk menambah cita rasa masakan, tapi juga dikenal akan efek therapeutik,  serta dimanfaatkan sebagai obat-obatan dan hiasan.

Bawang bombai mengandung sulfoksida, sulfida, dan tiosulfinat yang menghasilkan efek pengganggu mata. Tiosulfinat menunjukkan khasiat antimikroba yang membuat bawang bombai cukup efektif untuk mengobati infeksi yang disebabkan E.coli, Bacillus subtilis dan Salmonella. Penelitian telah menunjukkan dengan jelas bahwa bawang bombai cukup berguna untuk mencegah aterosklerosis dan menurunkan jumlah kolesterol. Sulfida dalam bawang bombai juga membantu menurunkan tekanan darah dan lipid dalam darah. Terlebih lagi, bawang bombai bagus sebagai sumber flavonoid dalam pola makan Anda, yang telah dikenal dapat menyediakan perlindungan terhadap berbagai penyakit kardiovaskular.

Karena bawang bombai mengandung banyak komponen dengan aktivitas fibrinolitik, bawang bisa dijadikan agen anti-pembekuan yang bagus untuk membantu menghambat penumpukan keping darah. Bawang bombai juga merupakan sumber kaya dari frukto-oligosakarida yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat serta mendorong perkembangan bakteri baik dalam kolon. Bawang bombai merah mengandung antioksidan yang memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan tumor, khususnya dalam kolom.

Selain itu, penggunaan bawang bombai sangatlah efektif untuk orang yang kurang nafsu makan, sedang batuk, atau flu. Bawang bombai dapat mengobati berbagai masalah kesehatan seperti pneumonia, tuberkulosis, insomnia, bronkitis, diabetes mellitus, dan kondisi sinus. Terlebih lagi, bawang bombai dapat dijadikan obat alami untuk peradangan saraf atau “vertigo” serta masalah-masalah kulit. Bawang bombai juga sedikit memiliki efek seperti obat pencahar, berguna untuk kuku, rambut, dan mata, dapat membantu menyembuhkan cacingan serta parasit lainnya dalam usus dan meningkatkan sekresi urin. Kemudian, bawang bombai juga dipercaya dapat mengurangi kekejangan pada bronkus; sehingga mengurangi penyempitan bronkus yang dipicu alergi pada penderita asma yang lebih tua.

Sementara untuk nutrisinya, bawang bombai mengandung banyak sekali vitamin dan mineral. Di dalamnya terdapat vitamin A, B, dan C. Sedangkan untuk mineral, bawang bombai memiliko fosfor, kalsium, dan potassium. Mengejutkannya, bawang bombai juga mengandung protein 1,4 mg per 100 gr dan karbohidrat 10,2 mg per 100 gram. Nilai kalorinya adalah 45 per 100 gram.

Untuk memberikan tubuh Anda manfaat kesehatan yang hampir sama dengan yang dikandung bawang bombai, Anda bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung nutrisi-nutrisi yang disebutkan di atas ke dalam pola makan Anda sehari-hari.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh