Apa Manfaat Makan Jagung?

Jagung tidak memiliki reputasi yang sama seperti beberapa tanaman mencolok lainnya dalam hal manfaat kesehatan dan nutrisinya. Akan tetapi, makanan musim panas yang lezat ini telah menjadi makanan pokok selama beribu-ribu tahun, serta masih disukai banyak orang di seluruh dunia. Akhir-akhir ini, bukti-bukti solid mengenai nilai nutrisionalnya telah ditemukan. Inilah beberapa di antaranya:

Menyehatkan pencernaan

Jagung mengandung serat yang dapat dimetabolisme oleh bakteri usus menjadi asam lemak rantai pendek (SCFA). SCFA mendukung perkembangan bakteri sehat dalam usus besar. SCFA juga memberikan energi pada sel-sel usus, sehingga menurunkan risiko kanker kolon.

Menyeimbangkan mood

Jagung mengandung vitamin B6, yang membantu otak memproduksi serotonin dan norepinefrin, yaitu zat kimia yang memengaruhi mood Anda. Ini juga membantu menghasilkan melatonin, yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur jam internal agar Anda dapat tidur pada malam hari dan merasa sadar pada pagi hari.

Tinggi protein

Jagung memiliki kandungan protein yang cukup tinggi untuk tanaman, sehingga membuatnya cocok untuk memenuhi kebutuhan protein sehari-hari Anda jika Anda seorang vegetarian. Setiap cangkir jagung memiliki sekitar 5 hingga 6 gram protein, yang Anda butuhkan untuk membangun otot dan tetap berenergi sepanjang hari.

Kaya antioksidan

Sebuah penelitian akhir-akhir ini menemukan bahwa jagung kaya antioksidan berkat kombinasi luas fitonutrien yang terkandung dalam bijinya. Pada jagung kuning, karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin bertanggung jawab atas khasiat pendukung jantung. Meskipun terdapat mitos bahwa antioksidan dalam jagung akan hilang jika dipanaskan, beberapa studi terakhir mengatakan bahwa antioksidan malah kemungkinan akan meningkat saat dipanaskan.

Mengatur gula darah

Nutrisi yang berbeda-beda dalam jagung dapat bergabung untuk menjadi bermanfat bagi tingkat gula darah Anda. Protein dan serat meratakan pencernaan sehingga mencegah kenaikan dan penurunan drastis pada gula darah. Vitamin B1, B5 dan asam folat juga diketahui dapat meregulasi gula darah. Suatu studi menemukan bahwa 1-2 cangkir jagung dapat membantu mengontrol gula darah pada diabetes tipe 1 maupun 2.

Mencegah anemia

Anemia terjadi ketika sel darah merah Anda tidak diproduksi kembali secara normal. Jika Anda menderita defisiensi zat besi, tubuh Anda tidak dapat membuat cukup banyak hemoglobin, yang merupakan protein yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Jagung penuh dengan zat besi, jadi memasukkannya ke dalam pola makan Anda merupakan cara hebat untuk mencegah anemia.

Meningkatkan penyerapan nutrisi secara keseluruhan

Jagung merupakan bahan pokok pada pola makan di kebanyakan daerah Amerika Tengah dan Selatan. Banyak peneliti mengatakan bahwa ini bukan tanpa alasan. Makanan dari jagung telah terbukti dapat meningkatkan status dan penyerapan nutrisi secara keseluruhan, khususnya untuk mineral seperti seng, kalsium, dan besi.

 

Please disable your adblock for read our content.
Refresh