10 Manfaat Makan Brokoli

Dibudidayakan dari kol liar saat masa Kekaisaran Roma, ‘brocollo’ atau tunas kol, adalah nama dari pohon mini bernutrisi ini di Italia. Meskipun tidak banyak anak-anak yang akan memilih brokoli sebagai sayuran favorit, ibu-ibu sangatlah benar; brokoli memiliki banyak manfaat kesehatan, lho! Dari mencegah kanker sampai mengobati autisme, brokoli bisa jadi merupakan makanan ajaib. Inilah beberapa manfaat makan brokoli:

Meningkatkan kerja otak

Kandungan potassium yang tinggi memungkinkan otak untuk mempertahankan fungsi kognitif yang paling optimal. Lignan dan glukosinolat juga banyak terdapat dalam sayuran ini, serta memberikan pengaruh cukup besar pada kemampuan kognitif Anda dengan cara memperlambat pelemahan neurotransmiter.

Mencegah kanker

Salah satu manfaat terbaik brokoli adalah menurunkan risiko kanker paru-paru dan kolon. Suatu komponen dalam brokoli yang disebut sulforaphane menghambat reaksi enzim histon deasetilase (HDAC), yang dikenal dapat mempercepat perkembangan sel kanker.

Memperbaiki kulit

Sayur ini membantu memperbaiki kerusakan yang secara alami timbul dari paparan sinar matahari dan polusi. Glucoraphanin, suatu nutrisi yang terkandung dalam brokoli, dapat membersihkan kulit serta memungkinkannya untuk pulih sendiri.

Mengobati autisme

Universitas John Hopkins melakukan studi yang mempelajari sulforaphane yang diekstrak dari brokoli. Tidak hanya zat kimia ini menunjukkan hal-hal yang menjanjikan untuk mencegah kanker, sulforaphane juga kemungkinan dapat memperbaiki gejala-gejala perilaku pada mereka yang mengidap autisme. Orang-orang yang menerima dosis harian dari komponen ini telah berkembang jauh dalam interaksi sosial, komunikasi verbal, serta pengurangan dalam perilaku ritualistik.

Menyehatkan pencernaan

Karena brokoli sangat tinggi serat, sayuran ini dapat mempertahankan pencernaan reguler, menstabilkan gula darah, serta mengurangi makan berlebihan. Memakan satu cangkir brokoli memberi Anda protein sebanyak satu cangkir nasi atau jagung, tapi dengan setengah dari kalorinya.

Tulang yang sehat

Dengan jumlah vitamin K dan kalsium yang cukup banyak, memakan brokoli secara rutin dapat menyediakan nutrisi untuk tulang Anda serta menjaga mereka dari terkena penyakit seperti osteoporosis.

Sistem imun

Brokoli mengandung cukup banyak vitamin C, yaitu antioksidan yang penting untuk melawan radikal bebas. Antihistamin alami ini membantu memicu reaksi imun yang lebih cepat saat melawan flu.

Sifat detoksifikasi

Fitonutrien dalam brokolitelah diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan, tapi siapa yang tahu kalau ternyata mereka juga dapat membersihkan tubuh? Glucoraphanin, gluconasturtiin, dan glucobrassicin sangat penting untuk meregulasi mekanisme alami tubuh untuk menyingkirkan kotoran dari tubuh. Isothiasianit juga membantu mengeluarkan zat sisa dari tingkat genetik.

Agar jantung sehat

Dengan magnesium, kalsium, dan potassium, brokoli dapat meregulasi tekanan darah. Lutein, yang merupakan karotenoid dalam brokoli, dapat memperlambat dan bahkan mencegah arteri menebal. Zat ini dapat membantu melawan penyakit jantung serta stroke. Vitamin B6 dan folat juga penting untuk mengurangi anemia, arterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

Mengurangi peradangan

Brokoli juga memiliki cukup banyak asam lemak omega 3, yang terkenal akan manfaat anti peradangannya. Kaempferol dan isothiasianit juga keduanya merupakan fitonutrien yang anti peradangan. Penelitian telah menemukan bahwa kaempferol dapat mengurangi efek alergen pada tubuh kita secara signifikan. Studi ini mengkonfirmasi bahwa sulforaphane menghambat enzim yang merusak tulang rawan. Oleh karena itu, memakan brokoli dapat memperlambat dan bahkan mencegah osteoartritis.

Please disable your adblock for read our content.
Refresh